Energi Baru Bukan Sekadar untuk Industri

Kliping

Jakarta, CNN Indonesia — Untuk jangka panjang, sumber energi yang terbarukan bakal sangat bermanfaat untuk peningkatan ketahanan nasional. Data dari Buku Outlook Energi Indonesia 2014 (OEI 2014) menjelaskan permasalahan energi saat ini dan prediksi pasokan energi untuk kurun waktu 2012-2035.  Adanya keterbatasan sumber daya energi dapat menyebabkan total produksi energi dalam negeri tidak mampu lagi memenuhi konsumsi domestik pada tahun 2030, sehingga Indonesia akan menjadi negara ‘net importir energi’, yang berarti ketergantungan yang tinggi pada impor energi. Untuk itu, sangat diperlukannya penerapan atau penemuan baru demi mempertahankan energi nasional.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan menerapkan fuel cell sebagai industri sumber energi terpusat. Fuel cell adalah perangkat elektro-kimia yang secara langsung mengubah energi kimia menjadi energi listrik. BPPT melihat fuel cell memiliki potensi untuk mengganti mesin pembakar internal di kendaraan, menyediakan energi pada pengisian BBM, dan mendistribusikan aplikasi pada transportasi dan BTS ke aplikasi pembangkitan. Adapun potensial sumber mentah yang dapat menghasilkan energi hidrogen melalui sumber terbarukan. Bahan-bahan yang dapat memproduksi energi hidogren antara lain metanol, air, biomass, dan lembah cair. Dibantu dengan dibangunnya energi nuklir, sebuah PLTN juga dapat memproduksi hidrogen.

Perusahaan Pertamina sebagai salah satu instansi yang tergabung di dalam asosiasi Indonesian Association for Fuel Cell and Hydrogen Energy (INAFHE) juga diyakini akan membantu mengkonversi minyak menjadi gas.

“Teknologi fuel cell dan hidrogen akan menjadi suatu industri yang akan memberikan efek positif bagi ekonomi nasional,” ujar Eniya Listiani selaku Direktur Pusat Teknologi Material BPPT, yang ditulis CNN Indonesia, Rabu (15/10).

Energi ramah lingkungan
Asosiasi INAFHE yang bekerjasama dengan instansi pendidikan Toulouse Perancis tersebut meyakini bahwa energi terbarukan memang harus membawa dampak positif, tidak hanya untuk kepentingan negara namun juga lingkungan. Perwakilan dari Kedutaan Besar Perancis, Joel Le Bail juga sangat prihatin atas perubahan iklim yang tengah melanda Bumi. “Tantangan ini (perubahan iklim) sifatnya universal, maka kerja sama antar negara sangat penting demi mencari solusi untuk mencegah kondisi Bumi yang sudah semakin buruk,” terang Bail, ditemui di tempat yang sama. Sekretaris BPPT, Jumain Appe menambahkan, batu bara sebagai sumber energi yang konvensional sebetulnya masih bisa tetap dimanfaatkan karena potensinya masih sangat besar, tapi akan menciptakan banyak polusi.

Sementara Eniya menjelaskan bahwa tahun depan akan diluncurkan mobil dengan bahan bakar hidrogen di Kanada, Amerika Serikat, dan Jepang. Walau belum jelas perusahaan mobil apa yang dimaksud oleh Eniya, ia juga menyampaikan bahwa Jepang akan merilis hidrogen sebagai BBM kendaraan pada 2019 mendatang.

Sumber : http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20141015104143-199-6406/energi-baru-bukan-sekadar-untuk-industri/#main