BPPT Bakal Kirim Pegawainya Belajar di Universite Toulouse Prancis

Kliping.

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus mengupayakan riset pengembangan energi terbarukan, dengan mengajak kerja sama berbagai pihak baik dari luar negeri maupun dalam negeri.

Kini BPPT menggandeng Universite Federale Toulouse Prancis, dalam bidang riset pengembangan energi terbarukan fuel cell dan hidrogen. Tujuannya untuk memenuhi energi di masa depan.

Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan lembaganya menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dari Prancis tersebut, dalam tukar menukar pengalaman.

“Prancis memiliki pengetahuan berupa teknologi nuklir, hidrogen, dan fuel cell,” kata Unggul di sela-sela penandatangan MoU BPPT dan Universitas Toulouse Prancis di Jakarta, Selasa (14/10/2014).

Dia menuturkan nantinya sejumlah karyawan BPPT akan mengikuti pendidikan di kampus tersebut. Akan ada saling tukar informasi dan teknologi sesama ilmuwan.

Menurut Unggul, kerja sama ini akan meningkatkan capacity building dan pengetahuan para pakar BPPT, sehingga bisa menambah kapabilitas dalam menghasilkan inovasi di bidang energi.

Dia menjelaskan fuel cell atau sel bahan bakar, merupakan perangkat elektro kimia, yang secara langsung mengubah energi kimia menjadi energi listrik.

Fuel cell memiliki potensi untuk mengganti mesin pembakaran internal pada kendaraan, dan menyediakan energi pada pengisian bahan bakar kendaraan, serta merupakan aplikasi energiportable yang hemat, bersih, dan relatif fleksibel.

Untuk riset pengembangan energi terbarukan ini, BPPT dan Universite Federale Toulouse mengadakan seminar selama tiga hari (14-16 Oktober), yang diikuti puluhan peserta.

Sumber : http://industri.bisnis.com/read/20141014/84/264986/bppt-bakal-kirim-pegawainya-belajar-di-universite-toulouse-prancis